Arrange your salary with careful and precise. Set aside your paycheck automatically. It is important for you. Today most companies are able to transfer some or all of its employees to the payroll account you designate.
Try to ask your company to the payroll, whether they have the facility to set aside your salary that you want to post automatically. This method is quite successful 'force' you to save regularly every month. Most important to you, do not tamper your fund coffers. When an emergency occurs, use this as an emergency savings fund.
Well, two purses that you need to consider in your paycheck automatically cull it is:
1. Open a new account
Financial experts argue, the savings split into several different accounts would be very useful. Each account has the functions and purposes of their own. For example, one account for the purposes of everyday life. Meanwhile another account used for larger purposes, for example to pay car payments or home.
If possible, you can also save some of the money on deposit which gives a greater interest. Specified time period, deposits can also keep you from the tamper savings to the maturity date.
2. invest
Businesses tighten belts as you have done above, will not be in vain. Now try to calculate how much savings you have done. Has it ever crossed your mind to invest your money? In the long term, this investment can be 'hatched' no small advantage.
What about the way you manage money for this? Do as suggested above? If not try. You are safe, I was happy!
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tips. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 21 September 2013
Jumat, 20 September 2013
6 Siasat Cerdik Supaya Tepat Waktu
![]() |
Untuk itu Anda simak 6 siasat cerdik supaya tepat waktu di bawah ini:
- Lebih realistiklah dalam membuat janji. Beri tenggang waktu agak panjang
dari satu jadwal ke jadwal yang lain. Misalnya, Anda targetkan suatu aktivitas
memakan waktu 30 menit, buatlah itu menjadi 50 menit.
- Jauh sebelumnya beritahu orang yang akan Anda temui, bahwa Anda harus
meninggalkan kantornya pukul 14.00. Dengan cara itu, Anda dan dia tahu kapan
memulai dan mengakhiri pertemuan.
- Pastikan Anda cukup punya waktu antara janji yang satu ke janji yang lain.
Ingat, kemungkinan jadwal molor pasti ada.
- Tentukan kapan Anda berangkat dari rumah dan patuh itu. Ada telepon masuk,
diamkan. Pasang answering machine.
- Ingat terus reaksi rekan, teman atau si dia yang marah kalau Anda datang
telat. Hei, mereka merasa disepelekan dan tidak dihargai tuh!
- Belajar dan berusaha mengatur waktu.
5 Faktor Penunjang Semangat Tim Kerja
Tim Kerja Anda loyo? Wah.. Anda mesti cepat-cepat atasi. Jaga keseimbangan dalam
tim kerja Anda. Bila visi, misi dan tujuan yang jelas akan membantu tim dalam
bekerja. Tidak hanya itu, beberapa hal lain juga menunjang keseimbangan tim
dalam tim kerja tersebut.
Berikut 5 faktor yang turut menunjang keseimbangan dalam tim kerja tersebut. Anda simak!
Berikut 5 faktor yang turut menunjang keseimbangan dalam tim kerja tersebut. Anda simak!
- Tantangan
Manusia dikarunia mekanisme pertahanan diri yang di sebut “fight atau flight syndrome”. Ketika dihadapkan pada suatu tantangan, secara naluri manusia akan melakukan suatu tindakan untuk menghadapi tantangan tersebut (fight) atau menghindar (flight). Dalam banyak kasus tantangan yang ada merupakan suatu rangsangan untuk mencapai kesuksesan. Dengan kata lain tantangan tersebut justru merupakan motivator. Namun demikian tidak semua pekerjaan selalu menghadirkan tantangan. Sebuah tim tidak selamanya akan menghadapi suatu tantangan. Pertanyaannya adalah bagaimana caranya memberikan suatu tugas atau pekerjaan yang menantang dalam interval. Salah satu kriteria yang dapat dipakai sebagai acuan apakah suatu tugas memiliki tantangan adalah tingkat kesulitan dari tugas tersebut.
Jika terlalu sulit, mungkin dapat dianggap sebagai hal yang mustahil dilaksanakan, maka team bisa saja menyerah sebelum mulai mengerjakannya. Sebaliknya, jika terlalu mudah maka team juga akan malas untuk mengerjakannya karena dianggap tidak akan menimbulkan kebanggaan bagi yang melakukannya.
- Keakraban
Tim yang sukses biasanya ditandai dengan sikap akrab satu sama lain, setia kawan, dan merasa senasib sepenanggungan. Para anggota tim saling menyukai dan berusaha keras untuk mengembangankan dan memelihara hubungan interpersonal. Hubungan interpersonal menjadi sangat penting karena hal ini akan merupakan dasar terciptanya keterbukaan dan komunikasi langsung serta dukungan antara sesama anggota tim.
- Tanggungjawab
Secara umum, setiap orang akan terstimulasi ketika diberi suatu tanggungjawab. Tanggungjawab mengimplikasikan adanya suatu otoritas untuk membuat perubahan atau mengambil suatu keputusan. Tim yang diberi tanggungjawab dan otoritas yang proporsional cenderung akan memiliki motivasi kerja yag tinggi.
- Kesempatan untuk maju
Setiap orang akan melakukan banyak cara untuk dapat mengembangkan diri, mempelajari konsep dan ketrampilan baru, serta melangkah menuju kehidupan yang lebih baik. Jika dalam sebuah team setiap anggota merasa bahwa team tersebut dapat memberikan peluang bagi mereka untuk melakukan hal-hal tersebut di atas maka akan tercipta motivasi dan komitment yang tinggi. Hal ini penting mengingat bahwa perkembangan pribadi memberikan nilai tambah bagi individu dalam meningkatkan harga diri.
- Kepemimpinan
Tidak dapat dipungkiri bahwa kepemimpinan merupakan faktor yang berperan penting dalam mendapatkan komitment dari anggota tim. Pemimpin berperan dalam menciptakan kondisi yang kondusif bagi team untuk bekerja dengan tenang dan harmonis. Seorang pemimpin yang baik juga dapat memahami 6 faktor yang dapat menimbulkan motivasi seperti yang disebutkan di atas.
6 Siasat Cerdik Supaya Tepat Waktu
5 Langkah Meningkatkan Daya Konsentrasi Kerja
Konsentrasi buyar di saat Anda sedang bekerja memang kerap terjadi. Anda tentu
pusing dibuatnya karena bisa saja mempengaruhi kinerja kerja Anda hari itu.
Milton Wright berkata, "Ukuran bagi seorang manusia adalah sejauh mana ia dapat
berkonsentrasi." Sebelumnya, Emerson menulis, "Konsentrasi adalah rahasia
keberhasilan dalam politik, perang, perdagangan, singkatnya dalam semua
manajemen urusan manusia."
Nah, bila Anda merasa daya konsentrasi Anda lemah, cobalah 5 saran dari Robert J. Lumsden yang dituliskan dalam bukunya 23 Langkah Menuju Sukses dan Prestasi berikut:
Nah, bila Anda merasa daya konsentrasi Anda lemah, cobalah 5 saran dari Robert J. Lumsden yang dituliskan dalam bukunya 23 Langkah Menuju Sukses dan Prestasi berikut:
- Pertama, lakukan segala yang dapat Anda kerjakan untuk mencegah masuknya gangguan. Belajar di dalam ruang duduk di mana radio atau TV dinyalakan atau orang lain tengah berbicara, tidak akan membantu. Bekerjalah sendiri dan usahakan agar ruangan memiliki ventilasi, penerangan, dan kehangatan yang memadai.
- Sewaktu memulai, tolak godaan untuk bermimpi tentang masa lalu atau masa
datang. Jangan biarkan mata Anda menatap berkeliling, tetapi jaga agar tetap
menatap ke arah pekerjaan Anda. Anda akan terbantu dengan menuliskan catatan
atau menggambar sketsa yang relevan dengan subjek yang Anda hadapi.
- Salah satu musuh dari konsentrasi adalah kebosanan. Perhatian Anda tidak
melayang ke mana-mana selama menonton film atau sewaktu membaca novel yang
mencekam. Kebosanana mungkin menyelinap masuk apabila Anda bekerja terlalu lama.
Karenanya, batasi waktu belajar selama satu jam, kemudian ambil isitrahat selama
sepuluh menit dan kerjakan sesuatu yang berbeda.
- Anda akan terbantu dengan menetapkan batas waktu. Berikan diri Anda jumlah
kerja yang pantas untuk dikerjakan dalam satu jam, satu minggu, satu bulan.
Dengan memberikan tantangan kepada diri Anda, Anda telah mendapatkan bantuan
untuk emosi Anda, dan rasa harga diri akan terus mendorong Anda.
- Musuh terakhir dari konsentrasi adalah sikap mengalah. Jangan pernah berpikir negatif seperti - Saya tidak akan pernah menguasainya. Otak Anda lebih mampu dan cakap darpiada yang Anda kira. Jangan takut untuk meregangkannya. Otak akan bangkit karena tuntutan yang lebih berat. Percayalah akan kekuatan Anda sendiri. Hampiri pekerjaan dengan tekad.
5 Hal Penghambat Kredibilitas Anda
Kredibilitas memang cukup penting bagi karir Anda. Anda yang tidak memiliki
kredibilitas jauh lebih sulit menapaki tangga karir ketimbang Anda yang
kredibel. Memang, kredibilitas adalah suatu bentuk kepercayaan dari orang lain
kepada Anda. Maka Anda harus menjaganya.
Nah, agar Anda bisa menjadi sosok yang kredibel di kantor, Anda harus tampil secara profesional. Dan tidak bisa tidak, hal ini terkait dengan performa atau penampilan Anda. Menurut Lois P. Frankel pengarang buku Jump-Start Your Career, menyebut 50% dari kredibilitas Anda di kantor dinilai dari cara Anda tampil di hadapan orang-orang sekantor.."
So, Anda yang punya masalah dengan kredibilitas, Anda harus segera grow up. Setidaknya Anda harus menghindari hal-hal yang dapat menghambat kredibilitas Anda. Di bawah ini adalah penghambat kredibilitas menurut Lois P. Frankel:
Nah, agar Anda bisa menjadi sosok yang kredibel di kantor, Anda harus tampil secara profesional. Dan tidak bisa tidak, hal ini terkait dengan performa atau penampilan Anda. Menurut Lois P. Frankel pengarang buku Jump-Start Your Career, menyebut 50% dari kredibilitas Anda di kantor dinilai dari cara Anda tampil di hadapan orang-orang sekantor.."
So, Anda yang punya masalah dengan kredibilitas, Anda harus segera grow up. Setidaknya Anda harus menghindari hal-hal yang dapat menghambat kredibilitas Anda. Di bawah ini adalah penghambat kredibilitas menurut Lois P. Frankel:
- Menangis
Menangis sampai diketahui khalayak luas di kantor jelas menurunkan kredibilitas Anda. Jika Anda menangis pada jam kerja dan menangisi sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan, apalagi di depan bos, menunjukkan Anda tidak mampu mengatasi stres dalam bisnis. Selain itu menangis membuat Anda kelihatan lemah, emosionil, dan tidak bisa mengontrol diri sendiri. Begitu juga jika Anda menangis di kantor karena urusan pribadi. Maka salah satu cara untuk mengerem ledakan emosi Anda, begitu Anda mengenakan busana kerja dan siap berangkat ke kantor, visualisasikan diri Anda sebagai pekerja profesional. Tanggalkan masalah pribadi, seberat apapun masalah itu.
- Sering mengeluh
Orang-orang yang sering mengeluh adalah mereka yang tidak bisa menghandle masalahnya sendiri. Mereka selalu mengeluh setiap kali ada kesempatan. Entah mengeluh tentang pekerjaan yang menumpuk, bos yang menyebalkan, atau mengeluhkan fasilitas yang kurang. Hati-hati loh, semakin sering Anda mengeluh semakin buruk kinerja Anda. Dan ini membuka peluang pula pada buruknya kredibilitas Anda.
- Cara berbicara
Cara paling mudah untuk menilai seseorang adalah dari cara berbicaranya. Dari cara bicara, bisa diketahui tingkat intelegensia, kecerdasan emosi, dan keseluruhan kompetensi Anda. Jika Anda berbicara terbata-bata di hadapan bos, apalagi saat presentasi, bisa menghambat kesuksesan karir Anda. "Salah satu kesalahan orang-orang kantor dalam berbicara adalah mengisi kekosongan kata dengan kata-kata ehm..eh..ah..". Kata-kata ini mengesankan keragu-raguan dan juga menyebabkan Anda tampak kurang cerdas. Maka jangan lupa perhatikan kecepatan dan ketepatan bicara Anda. Jika Anda ingin membicarakan sesuatu pada bos atau klien, persiapkan materi pembicaraan Anda, hingga Anda tidak tampak seperti orang bodoh.
- Genit dengan lawan jenis
Ramah dengan siapa saja di kantor memang sifat positif yang harus Anda miliki dalam rangka mendapatkan simpati dan dukungan dari rekan-rekan. Tapi hati-hati, ramah yang berlebihan bisa membuat Anda dicap 'genit'. Maka jagalah keramahan Anda sewajarnya, terutama pada rekan yang berlainan jenis. Karena bergenit-genit dengan lawan jenis di kantor bisa menimbulkan salah persepsi tentang Anda. - Berbusana seadanya
Cara berbusana mencerminkan kepribadian dan profesionalisme Anda. Sepatu kets warna-warni dan celana denim memang lagi trend tapi busana semacam ini lebih cocok digunakan untuk 'dugem' daripada ke kantor. Maka gunakan pakaian yang pantas. Gaya pakaian yang tidak sesuai, membuat bos dan rekan-rekan salah mengartikan Anda. Dan cara berbusana yang buruk bisa membuat Anda kehilangan moment penting, seperti menemani klien atau mewakili bos di perusahaan lain.
Langganan:
Postingan (Atom)




